Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib Terbaru Kalimat Mutiara Cak Nun Paling Kini


Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib Terbaru Kalimat Mutiara Cak Nun Paling Kini

Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib Terbaru Kalimat Mutiara Cak Nun Paling Kini. Kata-kata bijak Cak Nun yang dikenal sebagai Emha Ainun Nadjib. Selain seorang budayawan ia juga seniman yang konsen pada hal-hal isu baru nan segar. Kalimat mutiara yang sering ia ucapkan memberikan dampak instropeksi diri bahwa kita harus selalu berbenah menjadi lebih baik. Kalimat Emha Cak Nun sering menjadi motivasi anak muda yang menyukai setiap konser-konsernya dengan gamelan Kiai Kanjeng.

Cak Nun adalah sosok kritis dalam perputaran isu dan narasi nasional bahkan internasional. Setiap peristiwa yang dibahasnya selalu dikembalikan pada nilai hakekat alias dasar kehidupan. Walau tak cenderung menggurui ia hadir di atas panggung bersama istrinya Novia Kolopaking memberikan hiburan yang unik dan menggugah.

Kata-kata bijak Emha Ainun Nadjib adalah kontribusi seorang seniman indonesia dengan latar belakang seni budaya yang sangat kuat. Oleh karenanya pagelaran yang ia adakan tidak hanya berskala nasional bahkan internasional. Silakan cek profil singkat beliau dalam belantara hiburan spiritual dan gamelan di Indonesia.

Siapa Cak Nun?

Menurut wikipedia Cak Nun memilik nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib atau biasa dikenal Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun (lahir di Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953; umur 65 tahun). Cak Nun adalah seorang tokoh intelektual berkebangsaan Indonesia yang mengusung napas Islami. Ia sangat disegani oleh lintas golongan dan agama.

Menjelang kejatuhan pemerintahan Soeharto, Cak Nun merupakan salah satu tokoh yang diundang ke Istana Merdeka untuk dimintakan nasihatnya yang kemudian kalimatnya diadopsi oleh Soeharto berbunyi “Ora dadi presiden ora patheken”. Emha juga dikenal sebagai seniman, budayawan, penyair, dan pemikir yang menularkan gagasannya melalui buku-buku yang ditulisnya.

Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib Terbaru

Silakan baca dan pilih kata-kata bijak Emha Ainun Nadjib berikut ini.

Iblis tidak berjarak dengan diri kita, dengan karakter budaya, politik dan pasar sejarah kita. Malah Tuhan yang jaraknya cenderung semakin menjauh dari kita, kecuali pas kita perlukan untuk memperoleh keuntungan atau mentopengi muka.

Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.

Secara filosofis, sesungguhnya tak ada “orang besar” dan tak ada “orang kecil” dalam takaran pemilikan ekonomi atau perbedaan status sosial budaya. Kecil dan besar hanya terjadi pada kualitas kepribadian. Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib

Kata ahli pedang, ilmu pedang tertinggi adalah kalau sudah bisa membelah kapas yang melayang-layang tanpa mengubah arah gerak kapas itu. Aneh, ujian tertinggi bagi keahlian pedang bukanlah baja atau batu karang melainkan kapas. Kekerasan yang telah mencapai puncaknya berubah menjadi kelembutan, kelembutan tak bisa dikalahkan oleh kekerasan.

Keceriaan dan kenyamanan hidup tidak terlalu bergantung pada hal-hal di luar manusia melainkan bergantung pada kekayaan batin di dalam diri manusia. Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib

Aneh: hukum negara bertabrakan dengan hak dasar kemanusiaan, dan keduanya telah tiba pada kondisi purik (saling membenci) yang susah disembuhkan. Tetapi, jalan terang tetap terlihat, setidak-tidaknya di cakrawala pandangan setiap orang yang tak mengenal putus asa.

Bukanlah hidup kalau sekadar untuk mencari makan, bukankah sambil bekerja seseorang bisa merenungkan suatu hal, bisa berzikir dengan ucapan yang sesuai dengan tahap penghayatan atau kebutuhan hidupnya, bisa mengamati macam-macam manusia, bisa belajar kepada sebegitu banyak peristiwa. Bisa menemukan hikmah-hikmah, pelajaran dan kearifan yang membuat hidupnya semakin maju dan baik.

Kebanyakan orang tak bisa tidur, mereka hanya tertidur, karena sepanjang siang dan malam hari mereka diberati oleh dunia.

Bisakah kita menumbuhkan kerendahan hati di balik kebanggaan-kebanggaan? Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib

Orang boleh salah, agar dengan demikian ia berpeluang menemukan kebenaran dengan proses autentiknya sendiri.

Apakah akhlak itu untuk dipamerkan kepada orang lain (melalui pakaian)? Tidak boleh kan? Maka semampu-mampu saya, berpakaian seperti ini untuk mengurangi potensi ‘penipuan’ saya kepada Anda.

Orang yang diragukan keihklasannya adalah orang menyebut dirinya baik. Semua nabi mengaku dirinya dzolim: “Inni Kuntu Minadzolimin” (aku termasuk orang yang dzolim). Nggak ada nabi yang mengaku dirinya sholeh. Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib

Rakyat adalah juragan kita bersama. Kalau pagi kita siapkan air hangat untuk membasuh kakinya dan jika malam kita bernyanyi untuk menentramkan tidurnya.

Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah?
Kematian terkadang merupakan kritik terhadap kehidupan.

Orangtua kita mengajarkan suatu nilai yang membedakan dua jenis anak, yang patuh tanpa reserve, yang pejah gesang nderek (hidup-mati ikut), disebut “anak baik-baik”, sedangkan yang mencoba rasional, memilih otoritasnya, meskipun itu justru sejalan dengan “lorong keadilan” disebut “anak nakal”.

Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan.

Kearifan-kearifan agama harus diterjemahkan ke dalam sistem nilai pengelolaan sejarah, kebudayaan dan peradabannya. Kata-kata Bijak Emha Ainun Nadjib

Masih tersediakah peluang di dalam kerendahan hati kita untuk mencari apapun saja yang kira-kira kita perlukan meskipun barang kali menyakitkan diri kita sendiri?

Bahwa kemenangan yang benar-benar kemenangan tidaklah terjadi pada seseorang atas orang lain, melainkan atas dirinya sendiri. (sumber: dari berbagai website)

Baca Juga:

Semoga dapat memberikan inspirasi dan nasehat untuk kita sejauh mana petuah bijak Cak Nun bisa diambil pelajaran.

Kata-kata bijak Emha Ainun Nadjib adalah kumpulan terbaik dari beberapa mutiara hikmah saat ia ceramah, konser, dan memberikan wejangan.

Advertisements


meme caknun lucu